Waduh! Diduga USP Insani Kelapapati Putuskan Sepihak, Pemanfaat Berontak -->

Waduh! Diduga USP Insani Kelapapati Putuskan Sepihak, Pemanfaat Berontak

, Maret 26, 2022

RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Unit Usaha Simpan Pinjam Insani (USP Insani) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Setiapati, Desa Kelapapati awal tahun 2022 ini sudah menggelar Gibyar Bagi-bagi hadiah kepada para pemanfaat jenis doorprize maupun hadiah utama, Rabu (23/03/22) kemarin. 


Akan tetapi, kegiatan tersebut ternyata telah meninggalkan kekecewaan bagi peserta pemanfaat atas nama Nabila Fitri. Karena ia sedang menjalani isoman covid-19, untuk mengambil hadiahnya diwakilkan keluarganya bernama budi. 


Tapi, pihak panitia USP Insani dinilai secara sepihak langsung membatalkan  pemanfaat yang telah haknya mendapatkan hadiah utama urut nomor tiga tersebut dengan alasan yang menerima hadiah hanya perwakilan.


"Saya mewakili undangan kegiatan Gebiyar hadiah USP Insani karena saudara saya sedang melaksanakan Isoman Covid-19. Ketika nama Nabila Fitri disebut panitia menerima hadiah, saya langsung maju. Tapi panitia mengatakan tidak sah, sehingga hadiah yang seharusnya menjadi hal saudara saya gagal, "beber Budi, Jum'at.(25/03/22)


Menanggapi hal ini, Manager USP Insani Arfan mengatakan, bahwas hal itu dilakukan karena sudah keputusan bersama melalui Musyawarah Desa (MusDes) bersama Direktur BumDes Setiapati, pengawas dan komisaris sebelum gebyar tersebut digelar.


Sementara itu, Direktur BumDes Setiapati, Rudi mengatakan akan mengevaluasikan kembali, agar tidak terjadi persoalan terhadap pemanfaat ketika digelar gebyar bagi-bagi hadiah. 


"Sebab, maju tidaknya usaha simpan pinjam itu tergantung kepada nasabah lancar tidaknya dalam membayar angsuran, "ungkap dia.


USP Insani berdiri sejak tahun 2012 dengan pemanfaat capai 245 nasabah dan dana bergulir mencapai Rp. 19 M dan Gibyar hadiah utama tahun 2022 Hadiah pertama, Emas nilai Rp. 7, kedua, Sofa nilai Rp. 5 Jt, ketiga Sepeda Gunung, nilai Rp. 2.5 JT dan HP.


Disisi lain, penerima hadiah ke tiga Nabila Fitri melalui pesan dengan tegas katakan tidak menerima apapun keputusan dari panitia USP Insani, jika hadiah yang seharusnya menjadi haknya tidak ia terima.


"Aku tak terimo do bang. Pado saat dicabut undi keluo namo aku tu, keluarga udh menjelaskan bahwa aku keno covid, "ungkapkan melalui pesan WhatsApp.**

TerPopuler