close


Alamak ! Gagalnya Proyek Pompa Air di BPBD Bengkalis, Adanya "Fee" Proyek Rekanan Tak Sanggup ?! -->

Alamak ! Gagalnya Proyek Pompa Air di BPBD Bengkalis, Adanya "Fee" Proyek Rekanan Tak Sanggup ?!

, Januari 17, 2020
RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Proyek pengadaan alat pemadam kebakaran di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2019 batal dikerjakan.

Padahal pekerjaan nilai anggaran Rp. 6.390.670,00, tender melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bengkalis, telah dimenangkan oleh PT. Pacivica Wildan Hutama.

Beredar kabar, setelah panitia Pokja IX memenangkan perusahaan dari Jakarta tersebut langsung mundur dikarenakan dugaan besarnya setoran atau fee dalam proses lelang tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis, Tajul Mudaris tidak menampik. Bahkan secara teknis, dirinya tidak tahu apa yang membuat rekanan mundur setelah ditetapkan sebagai pemenang.

"Yang kita tahu, pemenang tidak mampu mengerjakan proyek tersebut. Alasannya kenapa kita pun belum tahu pasti, "kata Tajul Mudaris kepada wartawan di ruang kerjanya.

Adanya dugaan minta fee dalam pelaksanaan proses lelang, Tajul Mudaris juga tidak membantah hal tersebut.

"Sudah menjadi rahasia umum, kalau soal fee dalam proses lelang di Bengkalis ini. Tapi, kapasitas saya hajya sebagai user pengguna barang saja, soal adanya setoran saya tidak tahu, itu urusan ULP, "terang mantan Kepala Dinas PU Bengkalis ini.

Sementara, Tajul pun mengakui dirinya telah dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

"Rencananya hari ini saya dipanggil oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan, tapi sepertinya ditunda dan menunggu informasi selanjutnya, "pungkasnya.

Ditempat yang sama, hal senada juga dikatakan oleh PPTK Kegiatan Pekerjaan Pengadaan Peralatan Gedung Kantor Belanja Modal Pengadaan Alat Pemadam Kebakaran, BPBD Kabupaten Bengkalis, Rusmali. Dia menambahkan lelang proyek tersebut dilelang pada bulan November 2019 menggunakan APBD Perubahan.

"Kita juga tidak tahu. Mungkin saja waktu untuk pengerjaan proyek yang sudah singkat, bisa saja jadi alasan rekanananya tidak sanggunp melakukanya. Tapi, untuk lebih jelas langsung ke atasan (Tajul) saja, "terang Rusmali.

Berikut, Belanja Modal Pengadaan Alat Pemadam Kebakaran di antaranya, Pengadaan Alat Pemadam Api Ringan (Apar)20,0 Tabung x  Rp850.000,00 Rp17.000.000.

Pengadaan Mesin Pompa KARHUTLA 42,0  x unit Rp. 108.800.000,00 total Rp 4.569.600.000

Pengadaan Mesin Pompa Jinjing 22.650.000,00 Rp x 54,0 Unit, Rp 1.223.100.000.**

TerPopuler