![]() |
| Peresmian Lampu Colok oleh Bupati Bengkalis Kasmarni tahun 2025 lalu |
RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) pada akhirnya akan menggelar Festival Lampu Colok 2026 di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Kebijakan baru tersebut diungkap Kadisparbudpora Bengkalis, Edi Sakura, bahwa tradisi lampu colok itu memang telah menjadi bagian dari denyut budaya masyarakat Kabupaten Bengkalis dalam menyemarakkan malam-malam di setiap bulan Ramadhan.
“Untuk perlombaan Festival Lampu Colok yang merupakan agenda tahunan di Kabupaten Bengkalis tetap akan dilaksanakan tahun 2026 ini sesuai instruksi Bupati Bengkalis Kasmarni, "tegas Edi, Jumat (06/03/26).
Meski demikian, kata Edi, pelaksanaan festival tahun ini menyesuaikan dengan kondisi efisiensi anggaran yang sedang diterapkan pemerintah daerah.
“Pendaftaran lomba lampu colok tahun 2026 sudah dibuka mulai hari ini dan besok. Peserta dapat mendaftarkan diri melalui website resmi Disparbudpora Bengkalis mulai hari ini, "jelasnya.
Terkait hadiah, Edi mengakui terdapat perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu total anggaran hadiah mencapai sekitar Rp39 juta, maka pada tahun ini jumlahnya mengalami pengurangan karena terjadi efisiensi anggaran.
Sebelumnya, Kadisparbudpora Edi Sakura menyampaikan, lantaran terjadi efisiensi anggaran, maka di Bulan Ramadhan 1447 H ini meniadakan festival lampu colok. Namun setelah terjadi protes dari masyarakat, maka Edi Sakura dapat instruksi dari pimpinan untuk tetap melaksanakan festival tersebut.**

