https://bugaruche.com/dAmKFnzWd.GoNiv-ZDGvUM/DeFm/9EupZZUsl/kFPSTuY/ywNqDUcRx/N/j/A/taNCjaIZ0sNDz/E/2hMaQE Siap Amankan Idul Fitri 1447 H, Kapolres Bengkalis Turunkan 333 Pasukan Gabungan -->

CETAK BERITA

Print Friendly and PDF

Siap Amankan Idul Fitri 1447 H, Kapolres Bengkalis Turunkan 333 Pasukan Gabungan

, Maret 12, 2026
Penyematan pita oleh Kapolres sebagai pertanda OPS Ketupat mulai digelar

RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Polres Bengkalis menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 terpusat di halaman Markas Komando Polres Bengkalis, Jalan Pertanian, Kamis (12/03/26).


Apel yang dipimpin oleh Kapolres Bengkalis, Fahrian Saleh Siregar diikuti oleh personel gabungan dari Tentara Nasional Indonesia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Damkar, Puskesmas, Basarnas serta instansi terkait lainnya.


Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 secara resmi ditandai dengan penyematan pita oleh Kapolres Bengkalis kepada empat perwakilan personel dari unsur TNI, Polri, Perhubungan dan Satpol PP yang akan berlangsung selama 13 hari, dimulai pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.01 WIB


Dalam amanah sebagai inspektur upacara, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengingatkan kepada seluruh personel untuk mengedepankan sinergi dan kerja sama lintas instansi demi menjamin keamanan masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.


“Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari semua pihak dan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata. Kita semua bertanggung jawab untuk menyukseskan pelaksanaan mudik agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan lancar serta kembali berkumpul bersama keluarga dengan bahagia, "katanya.


Disebutkan, dalam operasi tahun ini pihaknya menurunkan sebanyak 333 personel gabungan dari Polri, TNI dan instansi terkait lainnya. Ratusan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah pos pelayanan dan titik-titik yang dianggap rawan.


Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Polres Bengkalis juga telah menyiapkan empat pos pengamanan berdasarkan analisa kepadatan arus lalu lintas dan mobilitas masyarakat.


Dua pos ditempatkan di kawasan pelabuhan, yakni Pelabuhan Bukit Batu dan Pelabuhan Bengkalis. Sementara dua pos lainnya berada di wilayah Kecamatan Mandau, yakni di pusat Kecamatan Mandau dan Simpang Bangko, Kecamatan Bathin Solapan.


Menurut Fahrian, wilayah Kecamatan Mandau menjadi salah satu titik yang diantisipasi karena merupakan jalur penghubung kendaraan dari dan menuju Provinsi Sumatera Utara.


“Daerah yang berpotensi terjadi kemacetan berada di wilayah Mandau, kemudian antrean penyeberangan RoRo di Air Putih Bengkalis juga menjadi perhatian kita,” ungkapnya.


Selain itu, pihaknya juga membuka layanan penitipan kendaraan bermotor bagi masyarakat yang akan mudik. Layanan tersebut tersedia di Mapolres Bengkalis maupun di jajaran Polsek.


“Kami membuka penitipan kendaraan bermotor di Polres dan Polsek bagi masyarakat yang mudik. Ini untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat terhadap kendaraan yang ditinggalkan di rumah,” tambahnya.


Melalui Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Kabupaten Bengkalis dapat berjalan aman, tertib dan lancar.**

TerPopuler