close


Aplikasi Produk Polda Riau, Jadi Acuan 13 Wilayah Polda Rawan Karhutla -->

Aplikasi Produk Polda Riau, Jadi Acuan 13 Wilayah Polda Rawan Karhutla

, Februari 13, 2020

RIAUEXPRESS, PEKANBARU - Kepala Kepolisian (Kapolri) Jendral Bintang empat Idham Aziz dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjungi negeri lancang kuning Rabu (12/02/20) petang.





Kapolri dan Panglima TNI mendarat dengan selamat di bandara lanud Rusmin Nuryadin Pekanbaru sekitar pukul 16.00 WIB.





Kedatangan Kapolri Jendral Idham Aziz dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ke Provinsi Riau untuk memantau langsung kondisi wilayah Riau dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).





Kapolri dan Panglima TNI langsung melakukan rapat di ruang Arjuna VIP Pandawa Lanud Roesmin Nurjadin, kesempatan awal Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Karhutla memaparkan apa yang sudah terlaksanakan di Riau dalam mengatasi kebakaran.





Syamsuar pertama sekali menjelaskan dan memperkenalkan aplikasi Dashboard Lancang Kuning kepada Kapolri dan Panglima TNI beserta rombongan.





"Aplikasi ini merupakan inovasi kreatif dari Kapolda Riau dan Alhamdulillah bisa memberikan informasi tercepat baik dalam penanganan karhutla maupun awal titik api kalau ditemukan, "terang Gubri.





Sementara itu Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Emam Effendi,SH,S.I.K MSI memaparkan bahwa Polda Riau membangun sinergi dengan masyarakat Riau terkait penanganan karhutla. Sinergi ini menurut Agung, utamanya adalah memadukan sistem.





"Kita membangun aplikasi dashboard Lancang Kuning ini dengan tujuan bisa menentukan langkah kongkrit yang sama, Dashboard lancang kuning ini bisa menentukan titik api sehingga kita bersama sama memobilisasi orang dilapangan termasuk mobilisasi personil Polri yang terlihat di lokasi melalui nomor telepon genggamnya yang terpantau melalui Dasboard Lancang Kuning, "jelas Kapolda.





Ditambahkan, Dashboard ini akan memberi tahu dimana ada titik api (Hotspot), memberikan info dari lahan gambut, juga menentukan apabila ada titik api diatasnya,termasuk melihat di titik api mana dan pemilik lahannya siapa.





Setelah mendengarkan pemaparan Gubri dan Kapolda, Kapolri Idham Aziz mengatakan bahwa sangat mengapresiasi kinerja Polda Riau dengan aplikasi ini. Saat itu juga Idham Aziz langsung memerintahkan Asops Kapolri supaya 13 Polda lain yang rawan karhutla untuk meniru dan mengikuti inovasi yang dilakukan Polda Riau ini.





Sementara itu Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahyanto mengatakan bahwa BRG (Badan Restorasi Gambut) juga memiliki aplikasi sendiri. Jadi antara aplikasi Dasboard lancang Kuning bisa koordinasi dengan BRG, tawari juga agar BRG masuk di aplikasi dashboard lancang kuning ini.





"Aplikasi ini bagus sekali, sehingga kita bisa memonitor daerah yang terbakar. Aplikasi ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lainnya.Terima kasih pak Gubernur, Kapolda Riau, Danrem dan jajaran yang sudah berinovasi kreatif dengan aplikasi ini. Aplikasi ini Ini sangat bermanfaat, "ujar Hadi.**


TerPopuler