https://bugaruche.com/dAmKFnzWd.GoNiv-ZDGvUM/DeFm/9EupZZUsl/kFPSTuY/ywNqDUcRx/N/j/A/taNCjaIZ0sNDz/E/2hMaQE Melalui Ekraforia 2026, Muda-mudi Bengkalis Dituntut Memiliki Kreativitas -->

CETAK BERITA

Print Friendly and PDF

Melalui Ekraforia 2026, Muda-mudi Bengkalis Dituntut Memiliki Kreativitas

, Agustus 14, 2026
Foto istimewa

RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso membuka secara resmi kegiatan Ekraforia 2026 Simfoni Simetria bertempat di Huis Van Bewering Jalan Pahlawan Bengkalis, Jumat (14/08/26) malam.


Dalam pembukaan tersebut dihadiri Plt.Kadisparbudpora Ardiansyah, Wakil ketua ll DPRD Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan, Ketua Komisi IV Irmi Syakip Arsalan, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Wisnu Gunadi, Ketua BCN Bengkalis Riza Zuhelmy serta undangan lainnya.


Berbagai kreasi yang ditampilkan pada Ekraforia tahun 2026 diantaranya, creative gallery, maker space, creative stage, local market, creative connet dan Ekrafo Run yang akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 14-16 Agustus 2026.


Dalam kata sambutan, Wabup Bagus Santoso mengatakan bahwa Ekraforia 2026 merupakan hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan ekonomi kreatif, komunitas, pemerintah daerah, serta jejaring ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Bengkalis.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat datang dan berkreasi kepada seluruh tamu dan peserta Ekraforia 2026, "katanya.


Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas, mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan tersebut, khususnya pengurus BCN dan ICCN Bengkalis atas komitmen, kreativitas dan semangat kolaborasi yang telah dibangun.


"Ekraforia jangan hanya sekadar panggung untuk tampil dan berkompetisi. Kegiatan ini harus menjadi ruang untuk menumbuhkan keberanian, kreativitas, kedisiplinan, sportivitas dan kepercayaan diri generasi muda, "ungkapnya.


Bagus juga menekankan agar seluruh rangkaian Ekraforia 2026, mulai dari Creative Conference, diskusi, Focus Group Discussion (FGD) pemetaan potensi dan penguatan kolaborasi hingga perumusan Manifesto Ekraf Kabupaten Bengkalis, mampu menghasilkan tindak lanjut dan karya nyata.


“Jangan berhenti pada wacana. Jangan hanya berhenti pada diskusi, namun harus ada tindak lanjutnya, harus ada kolaborasi dan harus ada karya nyata,” pesan Bagus.**

TerPopuler