Dihadiri Forkopimda, Kapolres Bengkalis Pimpin Musnahkan Sabu 4 Kg -->

Dihadiri Forkopimda, Kapolres Bengkalis Pimpin Musnahkan Sabu 4 Kg

, Januari 26, 2021

RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Dengan dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Polres Bengkalis melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu 4 kg di halaman Mapolres Bengkalis, jalan Pertanian, dengan mengikuti Protokol Kesehatan COVID-19, Selasa (26/01/21).





Dalam pemusnahan narkoba jenis sabu 4 kg ini, dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK, dengan dihadiri Kajari Nanik Kushartanti didamping Kasi Pidum Immanoel, Dandim 0303 Letkol Inf Lizardo Gumay, Kalapas Edi Mulyono, perwakilan Bea Cukai, Ketua DPRD Khairul Umam, Sekda Bustami, HY beserta sejumlah pejabat teras Pemkab. Bengkalis.





Narkoba jenis sabu yang dimusnahkan ini seberat 4 kg,  berasal dari insial IAA dengan barang bukti 12 paket sabu bungkus besar. Kemudian sabu berasal dari inisial A alias Aan, juga berupa 12 paket sabu bungkus besar, ditambah 2 paket sabu.





Sabu seberat 4 kg ini, dimusnahkan dengan dilunturkan menggunakan air yang dimasukkan ke dalam 2 timba. Pemusnahan dilakukan oleh Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, Kajari Nanik Kushartanti, Ketua DPRd Khairul Umam, dan Sekda Bustami, HY.





Dalam sabutan yang disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK, bahwa hampir setiap satu minggu, pihaknya melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Bengkalis.





"Untuk melakukan pencegahan peredaran narkoba ini, kita harus bersama-sama melakukan tindakan preventif, edukasi dan sosialisasi ke masyarakat, "terang Hendra dihadapan seluruh undangan.





Meskipun saat ini, lanjut Kapolres, karena lembaga Badan Narkotika Kabupaten (BNK) sudah diganti menjadi P4GN (Pencegahan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba), akan tetapi secara struktural dibawah lansung Wakil Bupati Bengkalis.





Jadi, setelah calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis terpilih ini dilantik, untuk segera bisa menguatkan lembaga ini. Karena peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Bengkalis masih sangat marak, dan sulit untuk diberantas tanpa ada lembaga lain yang menguatkan seperti lembaga P4GN.





"Dari segi usia, hampir mayoritas pemakai dan pengedar narkoba jenis sabu di Bengkalis masih usia muda, atau produktif. Dan ini bisa menyebabkan generasi muda kita terpapar atau pemakai narkoba, karena peredaran semakin banyak. Artinya kita harus ada lembaga terpadu untuk memberantas narkoba ini, "tutup Kapolres.**





Editor: Tirawati


TerPopuler