close


BSSR Ditutup, Dishub Jelas Nasib 35 Warga Bengkalis Yang Terkatung-katung di Muar -->

BSSR Ditutup, Dishub Jelas Nasib 35 Warga Bengkalis Yang Terkatung-katung di Muar

, Maret 23, 2020

RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis remi menutup Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSSR)  di Selatbaru, Pulau Bengkalis, Sabtu (21/03/20) kemarin.





Penutupan Pelabuhan Intenasional ini berangkat pasca Pemerintah Kerajaan Malaysia melakukan lockdown, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.





Sehingga atas penutupan tersebut, Warga Negara Indonesia (WNI) yang belum kembali ke Indonesia terpaksa harus terkatung-katung di pelabuhan Muar Malaysia.





Menurut Sekretaris Dishub Bengkalis Zul Asri, bahwa  penutupan pelabuhan internasional di Selatbaru tersebut, atas intruksi dari Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.





"Memang masih ada warga Bengkalis yang berada di Malaysia terlambat pulangannya. Namun sesuai komunikasi dengan pihak Provinsi, mereka bisa dipulangkan melalui Pelabuhan Kukup Malaysia dan berlabuh di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), "terangnya, Minggu (22/03/20).





Dijelaskan, warga Bengkalis yang terpaksa harus pergi pelabuhan Kukup  Malaysia untuk menyeberang ke Indonesia melalui Tanjung Balai Karimun tersebut sekitar 35 orang.





Satu pintu untuk menerima WNI dari negara tetangga tersebut, menurut Zul Asri memang diberlakukan, bertujuan untuk mempermudah pemantauannya.





Oleh karena itu, warga Bengkalis yang baru sampai dari Malaysia agar melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas terdekat. Sehingga bisa terpantau kesehatannya oleh tenaga medis Puskesmas.





"Kalau bisa selama empat belas hari kedepan untuk tidak beraktifitas di luar rumah dahulu. Karena masih dalam pantauan pihak dinas kesehatan, "terang dia.





Soal kapan akan dibuka kembali pelabuhan internasional BSSR di Selatbaru tersebut, pihak Dishub Bengkalis belum mengetahui sampai kapan. Karena masih menunggu arahan dari Gubri.**


TerPopuler