Wali Murid Protes, SDN 06 Sialang Baru Pungut Rp70 Ribu Untuk Renovasi Sekokah -->

adsterra2

adsterra1

CETAK BERITA

Print Friendly and PDF

adsterra3

Wali Murid Protes, SDN 06 Sialang Baru Pungut Rp70 Ribu Untuk Renovasi Sekokah

, Oktober 10, 2022
Suasana SDN 06 Sialang Baru, Siak


RIAUEXPRESS, SIAK - Sejumlah wali murid SDN O6 Sialang Baru. Jalur 8, kecamatan Lubuk Dalam, kabupaten Siak, provinsi Riau mengeluhkan soal pemungutan uang sebesar Rp70 ribu/murid oleh pihak sekolah, berdalih untuk renovasi ruang kelas.


Salah satu wali murid SDN O6 Sialang Baru inisial AA mengaku merasa keberatan dengan pungutan Rp70 ribu yang dinilai cukup besar baginya. Apalagi saat ini berbagai harga kebutuhan rumah tangga naik semua.


"Kutipan Rp70 ribu ini dipatokan pihak sekolah dan komite. Saya sendiri sudah bayar penuh sampai hutang dengan tetangga sebelah. Uang segitu mana ada ngak dipatokan, dan anak saya bilang harus bayar. Kalo ngak dipatokan, tak mungkin saya sampai pinjam uang kepada tetangga, "ungkapnya, Senin (10/10/22).


Keluhan ini juga serupa disampaikan wali murid SD tersebut inisial SB. Ia juga merasa keberatan dengan kutipan tersebut. "Berat mas kutipan itu besar bagi saya, karena saya orang tidak mampu mas. Kalau bisa pihak sekolah jangan mematoklah, masa dipatok harus bayar Rp 70 ribu, "ujarnya.


Terkait hal ini, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN O6 Sialang Baru bernama Herlina Agus ketika ditemui di sekolah tersebut, mengaku tidak tahu soal kebijakan tersebut. Dan menurutnya hal itu urusan komite sekokah.


"Kan sudah ada rapat sama komite kelasnya. Kami tidak mematok kutipan itu. Kan muridnya yang mau membantu dengan suka rela, jadi kami tidak memaksa, "kilah Kepsek tersebut.


Menurut Kepsek dengan panggilan Erna ini sampaikan, bahwa kebijakan sekolah dan komite sudah sesuai aturan, karena, itu sudah kesepakatan dari komite.


"Iya benar sudah ada yang membayar, tapi kenapa jadi kaya gini, kan sudah ada rapat komite kemarin dan sepakat semua. Kalau memang merasa diberatkan, kita kembalikan lagi dananya. Semua itu kan komitenya yang atur, bukan saya, "ujarnya lagi.


Ketika ditanya nama ketua komitenya, Erna tidak mau memberikan tahu, namun tak lama kemudian Erna menelpon seseorang atas nama komite sekolah, dan Hpnya diberikan ke wartawan untuk bisa dikonfirmasi.


"Coba dipikir, itu dana yang dikutip buat kepentingan umum apa pribadi. Saya ini bekas wartawan juga, "kata suara di Hp Kepsek Erna dengan nada keras, dan sekali lagi, orang tersebut tidak mau menyebutkan namanya.


Sementara itu, salah satu guru kelas 5 bernama Sugiano mengaku angkat tangan jika menyebutkan nama ketua komite sekolah tersebut ke wartawan. "Kalau disuruh ngasih tahu nama ketua komite, saya angkat tangan pak, ngak berani, "ujar dia.


Dari informasi yang telah beredar, sampai kini sudah ada 20 orang wali murid yang membayar uang sebesar Rp70 ribu untuk renovasi ruang kelas di SDN 06 Sialang Baru tersebut.**


Laporan: Arifin.

TerPopuler