![]() |
| Foto Humas Lapas |
RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Lapas Kelas IIA Bengkalis secara resmi mengukuhkan enam orang pegawai sebagai anggota Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal), Senin (09/03/26).
Kegiatan tersebut juga sekaligus melaksanakan penandatanganan pakta integritas komitmen bersama pencegahan Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (HALINAR) di lingkungan Lapas.
Menurut Kepala Lapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono mengatakan, bahwa kegiatan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperketat pengawasan internal dan memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
"Pengukuhan tim ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kedisiplinan serta mencegah terjadinya pelanggaran integritas bagi seluruh jajaran pegawai dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan, "terang Kalapas.
Kalapas Bengkalis tegaskan, pembentukan Satops Patnal merupakan langkah nyata dalam memperkuat pengawasan internal. Satuan ini diharapkan mampu bersikap tegas, objektif, dan profesional dalam menjalankan tugas pengawasan di lingkungan Lapas.
"Satops Patnal adalah garda terdepan dalam menjaga integritas dan kedisiplinan. Saya berharap tim ini dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab demi memastikan setiap pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, "tambahnya.
Lebih lanjut, Kalapas menekankan bahwa komitmen bebas HALINAR bukan sekadar seremoni belaka. Ia memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran bahwa tidak ada toleransi bagi pegawai yang terbukti terlibat, membantu, membiarkan, atau ikut serta dalam praktik HALINAR.
Tindakan tegas, mulai dari sanksi disiplin berat hingga proses hukum, akan dijatuhkan bagi siapa pun yang berani mencoreng nama baik institusi.
"Apabila di kemudian hari terdapat pegawai yang terbukti terlibat, maka akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang mencoreng nama baik institusi, karena integritas adalah harga mati bagi seluruh insan pemasyarakatan, "pungkasnya.
Dengan terbentuknya Satops Patnal dan penandatanganan komitmen bersama ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis diharapkan semakin memantapkan langkah dalam mewujudkan institusi yang aman, tertib, dan bebas dari segala bentuk praktik penyimpangan.**

