![]() |
| Penyerahan buku profil ulama oleh Ketua MUI Buya Amrizal kepada Bupati Kasmarni |
RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Buku Profil Ulama Kharismatik Jilid II yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis berisikan kisah semasa hidup 15 Ulama dalam perjuangan penyebaran syiar Islam di Negeri Junjungan telah diluncurkan.
Peluncuran buku tersebut dilakukan Bupati Bengkalis Kasmarni didampingi Wabup Bagus Santoso bersama Forkopimda dan juga dihadiri para penulis profil, perwakilan keluarga ulama, pengurus MUI Bengkalis, dan juga secara daring berlangsung di aula Kantor Bappeda, Selasa (12/06/26) pagi.
Dalam pembukaan kegiatan, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis Buya H. Amrizal mengatakan, bahwa setelah ditelaah hasil dari mengambil data dari sumber, ternyata ulama Kabupaten Bengkalis tak kalah hebatnya dengan tokoh dan ulama dari daerah lain.
"Mereka bukan hanya berkiprah di bidang dakwah saja, akan tetapi juga menjadi pelopor di bidang pendidikan, sosial dan kemasyarakatan bahkan juga ikut melawan penjajah, "terangnya.
Sementara itu, Bupati Kasmarni aampaikan, buku Profil Ulama Kharismatik ini bukan hanya sekadar dokumentasi sejarah, namun juga menjadi warisan intelektual dan spiritual bagi generasi penerus.
"Pemkab Bengkalis mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan buku jilid kedua ini, mulai dari tim penulis, editor, keluarga hingga para tokoh yang memberikan data dan informasi sejarah, "ungkap Bupati.
Menurutnya, keberadaan buku ini sangat penting sebagai bentuk penghormatan terhadap para ulama yang telah berjuang mendidik masyarakat, menjaga nilai-nilai Islam, serta memperkuat identitas Melayu yang religius di Kabupaten Bengkalis.
“Para ulama yang kita tuliskan dalam buku ini adalah figur-figur luar biasa. Mereka tidak hanya berdakwah di mimbar, tetapi juga menjadi pendidik, panutan masyarakat, dan pejuang yang membangun persatuan umat, "tambahnya.
Bupati Bengkalis berharap buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II dapat menjadi bahan bacaan inspiratif di sekolah, pesantren, majelis taklim, serta masyarakat umum agar nilai perjuangan para ulama dapat terus diwariskan.
Ia juga menekankan pentingnya generasi muda untuk menjadikan ulama sebagai contoh dalam membangun kehidupan yang berilmu, beradab, serta berakhlakul karimah.
“Semoga buku ini menjadi sumber motivasi, sekaligus menjadi jembatan untuk memperkuat kecintaan kita kepada para ulama. Mari kita teladani perjuangan mereka, dan lanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah mereka tanamkan,” tutup Bupati.
Dengan terbitnya jilid kedua ini, Bupati Bengkalis melalui Pemkab menegaskan komitmennya dalam menjaga sejarah dan menghargai kontribusi para ulama sebagai pilar penting dalam membangun masyarakat religius, harmonis, dan berbudaya.
Peluncuran buku ditandai dengan tanda tangan Bupati Bengkalis di buku Ulama Kharismatik dan foto bersama dengan keluarga ulama.**

