close


Sepanjang 2019: Ada 70 Nyawa Melayang di Bengkalis Akibat Lakalantas -->

Sepanjang 2019: Ada 70 Nyawa Melayang di Bengkalis Akibat Lakalantas

, Januari 01, 2020
RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Sejak Januari-Desember 2019, tercatat 70 nyawa melayang atau Meninggal Dunia (MD) dari 120 laporan terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di jalan raya Kabupaten Bengkalis.

Selain itu, akibat laka sebanyak 37 pengendara mengalami luka berat (LB), dan 68 orang mengalami luka ringan. Sementara itu untuk kerugian materil ditaksir mencapai sekitar Rp296,3 juta.

Demikian disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, S.I.K kepada sejumlah awak media, Senin (30/12/19) kemarin.

"Selama 2019 ada 120 laporan kecelakaan lalu lintas, 70 orang meninggal dunia, 37 pengendara luka berat dan ada 68 orang mengalami luka ringan, sedangkan kerugiannya hampir Rp296 juta lebih," ungkap AKBP Sigit.

Sambung Kapolres, sedangkan untuk kasus pelanggaran-pelanggaran lalu lintas di jalan raya, selama 2019 ini dilaporkan sebanyak 12.000 pengendara ditilang dan 2.650 pengendara dilakukan teguran.

"Betapa banyaknya pelanggaran di wilayah kita yang sudah dilakukan tindakan dan ini juga belum yang tidak ketahuan oleh petugas, seperti pengendara tidak pakai helm, berboncengan lebih dari dua, "katanya lagi.

Pembuatan SIM Terkendala Perubahan Material

Di bagian lain, khusus untuk penerbitan surat izin mengemudi (SIM) pengendara di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) pembantu di Kota Bengkalis untuk sementara waktu tidak dapat dilakukan karena adanya perubahan atau upgrade blanko SIM dari sebelumnya.

Untuk material baru sudah ada ditanamkan chip bisa dipergunakan layaknya kartu anjungan tunai mandiri (ATM). Adanya perubahan material ini, peralatan yang ada sebelumnya di Satpas Bengkalis hanya untuk SIM lama, sedangkan untuk penerbitan SIM baru tidak bisa dilakukan. Oleh karena itu, untuk penerbitan SIM material baru itu, saat ini hanya bisa diterbitkan di Satpas Duri.

"Mohon doa masyarakat agar pelayanan penerbitan SIM ini bisa kembali normal dan masyarakat  bisa bersabar serta memakluminya demi kemajuan peningkatan layanan di Bengkalis. Permohonan sudah kami sampaikan dan sudah memperoleh jawaban dan tinggal menunggu, "imbuh Kasat AKP Hairul Hidayat, S.I.K.**

TerPopuler