close


Jumpa Kasat Lantas Bengkalis, Mahasiswa Apresiasi Kegiatan Razia -->

Jumpa Kasat Lantas Bengkalis, Mahasiswa Apresiasi Kegiatan Razia

, Februari 15, 2020

RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Sehubungan viralnya pengguna Media Sosial (Medos) Sat Lantas Polres Bengkalis, menjadi bahan dialog perwakilan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) di Bengkalis dengan Kasat Lantas AKP Hairul Hidayat, Jum'at (14/02/20) jelang siang.





Tampak hadir dalam dialog dan diskusi tersebut Mujib Rizki dari STAIN Bengkalis,  Febri Kurniadi dari perkumpulan gerakan kebangsaan (PGK), Ketua Mahasiswa Bengkalis Malaysia M. Topik Ali, M. Nurdin Mahasiswa Pekanbaru dan Nurul Izzati Mahasiswa STAIN.





Dikatakan kasat bahwa dialog dengan mahasiswa yang dilakukan ini bertujuan untuk menyampaikan beberapa hal terkait vitalnya yang di medsos tentang razia yang dilakukan.





"Kita sampaikan kepada mahasiswa Bengkalis yang kuliah di Bengkalis, Malaysia dan juga dari Pekanbaru, bahwa kegiatan kita resmi dan sesuai SOP, "terangnya.





Dijelaskan, kegiatan operasi tertib berlalulintas itu, pihak Polantas telah menggunakan papan plang. Sebelum ke lapangan juga telah ingatkan ke petugas untuk tidak menerima uang dari masyarakat yang terkena tilang.





kita layani dengan baik namun yang berkembang di medsos seolah-olah itu tidak terlihat "ucap Kasat Lantas AKP Hairul Hidayat.





Setelah berikan berbagai penjelasan mahasiswa yang berjumlah lebih kurang tujuh orang tersebut akhirnya memahami maksud dilakukan razia dan juga memberikan dukungan penuh pada Satlantas dalam menjalankan tugas.





Seperti yang dikatakan Mujib Rizki dengan adanya penjelasan ini kita tahu kejadian sebenarnya seperti apa, dan apa yang disampaikan di media sosial tidak sama dan kebanyakan berupa gesekan-gesekan.





"Tidak semua komentar yang disampaikan di medsos tidak 100 persen bisa dipercaya kebanyakan berupa gesekan-gesekan, kami selaku mahasiswa tentu tidak menerima begitu saja, kami saring dulu baru kita shering, "kata Mujib Rizki dari STAIN Bengkalis.





Pihaknya menyarankan pada Kasat Lantas untuk terus melakukan perintah UU, tetapi tetap memberikan penjelasan pada kami khususnya mahasiswa terutama dalam aturan berlalu lintas.





"Contohnya untuk pembuatan SIM dan lainnya agar tercipta penegakkan hukum dan keselamatan berlalu lintas dapat terlaksana dengan baik, "ungkapnya.





Sementara Muhammad Topik dari alumni dan mahasiswa Bengkalis Malaysia berpendapat bahwa razia yang dilakukan Satlantas Demi kebaikan masyarakat dan generasi yang akan datang.





Topik juga menyebutkan tidak usah menggiring opini di media sosial yang menyebutkan hal ini tidak bagus.





"Siapa lagi yang jaga Keselamatan kita kata Muhammad Topik kalau tidak kita sendiri, ini polisi yang jaga keselamatan kita.Kita berharap Satlantas terus lakukan aktivitas ini karena ini juga kewajiban menjaga keselamatan masyarakat Bengkalis, "ungkapnya.





Sementara itu, pendapat dari mahasiswa Nurul Izatti Mahasiswa STAIN Bengkalis menyebutkan setelah diskusi dengan Kasat, Ia menyebutkan apa yang dilakukan pihak Kepolisian adalah hal yang baik.**


TerPopuler