Ngaku Jaksa, Penipu Manfaatkan Pejabat Bengkalis Terperiksa Dengan 'Minta Uang' -->

Ngaku Jaksa, Penipu Manfaatkan Pejabat Bengkalis Terperiksa Dengan 'Minta Uang'

, Januari 27, 2021

RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis dibagian Seksi Pidana Khusus (Pidsus), kini sedang gencar-gencarnya melakukan lidik dan penyelidikan beberapa dugaan korupsi di tingkat Pemerintahan Desa (Pemdes), hingga tingkat Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Pemkab. Bengkalis.





Akan tetapi, dengan dilakukan pemanggilan terhadap sejumlah orang (terperiksa) yang berhubungan dengan dugaan korupsi tersebut, muncul beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab, menghubungi terperiksa meminta uang mengatasnamakan Jaksa di Pidsus Kejari Bengkalis.





Hal ini terungkap, ketika Kepala Kejaksaan (Kajari) Bengkalis, Nanik Kushartanti, SH., MH didampingi Kasi Pidum Immanoel Tarigan, SH., MH dan Kasi Intel Nico Fernando, SH., MH, ketika menggelar Konferensi Pers terkait capaian kinerja Kejari Bengkalis selama tahun 2020 di ruang aula Kantor Kejari Bengkalis, jalan Pertanian, Rabu (27/01/21).





"Terkait oknum mengaku Jaksa Bengkalis, meminta uang terhadap terperiksa, saya jamin orang tersebut bukan orang kami.  Bahkan kami sudah sampaikan ke pejabatan Pemkab. Bengkalis, jika masih ada oknum meminta uang mengaku jaksa, cepat konfirmasi ke kami, agar kami bisa segera bertindak, "tegas Kajari.





Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi di kemudian hari, tambah Nanik, pihaknya akan selalu mensosialisasikan dalam berbagai acara di tingkat Pemkab. Bengkalis maupun tingkat Desa, bahwa Jaksa Bengkalis selama ini tidak pernah minta uang ke orang yang terperiksa.





"Artinya, jika ada oknum mengaku Jaksa Bengkalis menghubungi terperiksa dengan meminta uang, maka terperiksa ini sudah dihubungi oleh seorang penipu. Dan saya tegaskan jangan sampai dituruti kemauannya, karena orang tersebut adalah penipu, "tambahnya.**





Editor: Tirawati


TerPopuler