close


Ditengah Masifnya Kebocoran Data, PB HMI Gelar Webinar Libatkan Tokoh Bidang Siber -->

Ditengah Masifnya Kebocoran Data, PB HMI Gelar Webinar Libatkan Tokoh Bidang Siber

, September 18, 2022

Narsum Webinar


RIAUEXPRESS, JAKARTA - Merespons atas ancaman terhadap kebocoran data-data penting negara yang terjadi akhir-akhir ini, seperti munculnya hacker bjorka yang menggegerkan publik, pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menggelar diskusi publik melalui webinar dengan tema “Urgensi Keamanan  Digital pada Lembaga Negara” ,Sabtu (17/09/22).


Menurut Ketua Umum PB HMI, Raihan Ariatama mengatakan, bahwa seiring jumlah pengguna internet dan digital di Indonesia semakin pesat, maka negara harus memberikan rasa aman dan menggaransi setiap warga negara agar bijaksana dalam penggunaan digital. 


"Dengan adanya diskusi publik ini, selain dapat membuka wawasan tentang keamanan siber, juga dapat menjadi agenda untuk melahirkan gagasan bagi PB HMI untuk melakukan program kerja kedepannya, juga untuk mendorong pemerintah dalam upaya keamanan siber, "katanya. 


Dia berharap, dengan diskusi tersebut nantinya akan lebih mengkristal dan menjadi langkah kedepan dengan menghadirkan gagasan PB HMI maupun pemerintah, untuk membuat sebuah peraturan dalam melindungi keamanan dan keadilan pengguna digital.


Sementara itu, Ketua Bidang Digitalalisasi dan Inovasi PB HMI, Vidiel Tania Pratama, dengan diskusi publik ini diharapkan akan membuahkan gagasan upaya mendorong pemerintah untuk melindungi data-data penting negara dan warga, sehingga dapat terjamin keamanannya.


"Di tengah perkembangan digitalisasi yang pesat, negara harus hadir dalam menegakkan keamanan siber, oleh karena itu PB HMI mendorong pemerintah untuk segara mengesahkan RUU PDP agar masyarakat dapat terlindungi dalam berselancar di dunia digita, "jelasnya.


Kominfo, BSSN dan lembaga negara lainnya harus serius dalam menyiapkan kemanana data, pombobolan data adalah kejahatan besar, Fenomena hadirnya Bjorka harus diselesaikan secara tuntas bukan hanya sekedar membentuk tim khusus, negara harus hadir dalam menciptakan keamanan siber nasional agar tidak terulang kembali, jika tidak mampu jujur kepada publik lalu mundur saja. 


Webinar mengenai urgensi keamanan digital dengan dihadiri pemateri yang expert dan berpengalaman di bidang siber, seperti Ketua Federasi Teknologi Informasi Indonesia, Andi Budimansyah, Ketua Indonesia Cyber Security Forum Ardi Sutedja K, Founder Sobat Cyber Indonesia, Al Akbar Rahmadillah.


Sementara itu, Kepala BSSN Letnan Jendral TNI (Purn) Hinsa Siburian juga ikut hadir, namun karena ada kegiatan mendadak maka tidak bisa hadir. Diskusi ini dipandu moderator, Muhammad Miqdad Nizam Fahmi dari Bidang Digitalisasi dan Inovasi PB HMI


Dari pantauan, webinar ini dihadiri kader-kader HMI dari berbagai daerah se-Indonesia serta masyarakat umum berlangsung secara online yang turut memberikan gagasan tentang fenomena ancaman terhadap keamanan siber.**

TerPopuler