![]() |
Direktur Perumda Tirta Terubuk Abel Iqbal bersama pihak PHR saat melakukan peninjauan di Waduk milik PHR |
RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Dalam menindaklanjuti kebutuhan air bersih di kota Duri, kecamatan Bengkalis yang hingga kini belum terpenuhi dengan maksimal, pihak PHR, Perumda Air Minum Tirta Terubuk, dan Pemkab Bengkalis melakukan audiensi, Kamis (12/06/25) lalu.
Dalam audiensi tersebut, pihak PHR dihadiri oleh Head of Relations Zona Rakan North Hardiyanto, Direktur Perumda Tirta Terubuk Bengkalis, Abel Iqbal, Sekda, Kadis PUPR, Kepala Bapedda, Kabag. Perekonomian, dan Camat Mandau.
Kemudian di hari berikutnya, Selasa (17/09/25) kemarin, dilanjutkan peninjauan bersama ke lapangan, terkait kondisi real PHR tentang intake rangau, kondisi pipa air baku, kondisi waduk, pengerjaan penggantian pipa air baku dari besi dengan pipa HDPE.
Demikian yang disampaikan Direktur Perumda Air Minum Tirta Terubuk Bengkalis, Abel Iqbal, ST, bahwa dalam audiensi itu, pihak PHR telah menjelaskan alasan debit air baku dari waduk 125 PHR berkurang, lantaran pipa air arah ke waduk sudah banyak yang bocor karena sudah lama.
"Sehingga berakibat air baku dari sungai Rangau masuk ke waduk berkurang, yang dampaknya air baku masuk ke Perumda Cabang Duri ikut berkurang, "terang Direktur Abel, Kamis (19/06/25).
Ia sampaikan, saat ini pipa tersebut sedang proses penggantian, dan pihak PHR memperkirakan akan bisa difungsikan secara maksimal di bulan depan (Juli), sehingga debit air dari waduk yang akan dialirkan ke Perumda Cabang Duri bisa normal kembali.
"Kita juga sepakat, kedepan pihak Perumda, Pemda dan PHR akan melakukan MoU pembaharuan untuk pensuplai-an air baku dari waduk 125 PHR ke Perumda Cabang Duri untuk didistribusikan ke masyarakat, "terangnya.
Disampaikan, Perumda berharap kepada pihak PHR apabila terjadi kendala soal suplai air baku nantinya, untuk segera memberitahukan ke Perumda Cabang Duri dan pihak Kecamatan Mandau, agar tidak terjadi lagi mess komunikasi dengan masyarakat.
"Dengan minimnya penyediaan air bersih di kota Duri dan sekitarnya, Pemkab Bengkalis tidak tinggal diam, namun masih terus berupaya menindaklanjuti B to B dengan pihak Swasta, dan juga program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Dumai-Rokan Hilir-Bengkalis (Durolis), "tambah Abel.
Selain itu, Direktur Abel juga berharap kepada pihak PHR, apabila nantinya terjadi kelebihan air di waduk untuk tidak dibuang, namun air tersebut lebih baik disalurkan ke Perumda Cabang Duri, agar air baku itu lebih bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
"Perumda juga berharap, apabila SPAM Durolis sudah berjalan, Pemda Bengkalis untuk tidak memutuskan suplai air baku dari PHR, agar kebutuhan air di Duri dan sekitarnya ketersediaannya bisa maksimal, "tutupnya.**