![]() |
| Foto Istimewa |
RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis kembali melaksanakan penggeledahan rutin kamar hunian warga binaan pada Senin (15/06/26) malam.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB tersebut difokuskan pada kamar hunian 16A dan melibatkan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), staf pengamanan, Regu Jaga III, serta CPNS Lapas Kelas IIA Bengkalis. Penggeledahan dilakukan secara cermat dan menyeluruh guna mengantisipasi keberadaan barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban di dalam lapas.
Selama pelaksanaan kegiatan, petugas memeriksa seluruh area kamar hunian, termasuk barang-barang milik warga binaan. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah barang yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, di antaranya charger , kabel listrik yang dipasang secara ilegal, sendok, garpu, sumpit berbahan logam, serta hekter. Seluruh barang tersebut langsung diamankan oleh petugas untuk selanjutnya diproses sesuai prosedur.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa kegiatan penggeledahan merupakan langkah preventif yang terus dilakukan untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi deteksi dini yang merupakan salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan.
“Atas arahan langsung Kepala Lapas Priyo Tri Laksono, seluruh jajaran pengamanan diharapkan selalu meningkatkan kewaspadaan dan kepekaan terhadap setiap potensi gangguan yang dapat menghambat proses pembinaan warga binaan. Penggeledahan akan terus dilaksanakan secara konsisten sebagai upaya menjaga kondisi lapas tetap aman dan kondusif,” ungkap Diasta.
Melalui pelaksanaan penggeledahan rutin ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib, aman, serta mendukung terlaksananya program pembinaan warga binaan secara optimal.**rls

