https://bugaruche.com/dAmKFnzWd.GoNiv-ZDGvUM/DeFm/9EupZZUsl/kFPSTuY/ywNqDUcRx/N/j/A/taNCjaIZ0sNDz/E/2hMaQE Lahirkan Penjaga Qur'an, 45 Hafiz Cilik Unjuk Kebolehan di MHQ III Ikramul Quran -->

CETAK BERITA

Print Friendly and PDF

Lahirkan Penjaga Qur'an, 45 Hafiz Cilik Unjuk Kebolehan di MHQ III Ikramul Quran

, September 14, 2026
Foto bersama pengurus pondok pesantren dan panitia penyelengga

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Sebanyak 45 hafiz cilik dari SD/MI se-Kabupaten Bengkalis tampil memukau dalam Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) ke-III yang digelar Pondok Pesantren Tahfizh Ikramul Quran Bengkalis, Minggu (13/09/26).


Para peserta dari Kecamatan Bengkalis, Bantan, Bukit Batu hingga Siak Kecil ini tampil dengan hafalan yang tenang, tartil, dan penuh penghayatan. Suasana haru menyelimuti lokasi kegiatan yang disaksikan langsung orang tua dan guru.


Investasi Peradaban Umat

Pimpinan Ponpes Tahfizh Ikramul Quran, Ustadz Dr. Zulfan Ikhram, MA, menyebut MHQ bukan sekadar lomba. Ini adalah ikhtiar mencetak generasi Qur’ani yang kuat hafalan dan akhlaknya.


“Melalui MHQ ini kita ingin melahirkan kader-kader Qur’ani. Bukan hanya penghafal, tetapi juga pengamal Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Inilah investasi peradaban umat,” ujarnya.


Senada, Direktur Penjamin Mutu Tahfizh, Ustadz Budi Rahmat, SQ, SH Al-Hafizh, menegaskan program ini akan terus dilaksanakan setiap tahun.


“Pembinaan Al-Qur’an sejak usia dini adalah fondasi membentuk karakter. Investasi terbesar bukan hanya fisik, tapi manusia yang dekat dengan Al-Qur’an,” katanya.

Dukungan Kemenag Bengkalis

Kepala Kantor Kemenag Bengkalis, Drs. H. Khaidir, mengapresiasi konsistensi MHQ. Ia menilai Al-Qur’an adalah kebutuhan ruhani di tengah derasnya tantangan modernisasi.


“Di tengah perubahan zaman yang cepat, generasi muda harus dibentengi dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi gerakan membumikan Al-Qur’an di Bengkalis,” tegasnya.


Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Bengkalis, Mahzum, http://S.Ag, menambahkan anak-anak ini adalah aset bangsa. “Jika mereka tumbuh dengan Al-Qur’an, maka masa depan bangsa akan kuat secara moral dan spiritual,” ujarnya.


Lebih dari Lomba

MHQ ke-III ini juga menjadi ajang silaturahmi antar sekolah dan menumbuhkan semangat _fastabiqul khairat_. Peserta tidak hanya diuji hafalan, tapi juga adab, ketenangan, dan mental spiritual.


Peningkatan jumlah peserta dari tahun ke tahun menunjukkan kesadaran masyarakat Bengkalis terhadap pendidikan Al-Qur’an terus tumbuh positif.


Dengan suksesnya kegiatan ini, Ponpes Ikramul Quran Bengkalis semakin mengukuhkan diri sebagai pusat lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an di Riau yang diharapkan menjadi cahaya peradaban dan penjaga moral umat.**


Reporter: Budi

Editor; Tira

TerPopuler