close


Covid-19: Warga Bengkalis Yang Baru Sampai Dari Malaysia, Diminta Cek Kesehatan -->

Covid-19: Warga Bengkalis Yang Baru Sampai Dari Malaysia, Diminta Cek Kesehatan

, Maret 23, 2020

RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Bagi warga Bengkalis yang baru sampai dari Malaysia, ditegaskan untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas terdekat, agar dapat diketahui, apakah terpapar virus corona apa tidak.





Penegasan ini disampaikan Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis melalui Sekretaris Zul Asri, agar yang bersangkutan bisa terpantau kesehatannya oleh tenaga medis.





"Kalau bisa selama empat belas hari kedepan untuk tidak beraktifitas di luar rumah dahulu. Karena masih dalam pantauan pihak dinas kesehatan, "jelasnya, Minggu (22/03/20).





Seperti dilansir KOMPAS, bahwa penyakit Covid-19 yang disebabkan infeksi virus corona jenis baru, yaitu 2019-nCOV atau SARS-CoV2, menyebabkan gangguan pernapasan.





Wabah virus corona ini menjadi catatan kelam sejak awal tahun 2020. Virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, China, itu membuat semua orang khawatir.





Virus corona jenis baru, SARS-CoV2, telah menginfeksi lebih dari 200.000 orang di 152 negara dalam waktu kurang dari tiga bulan.





Ketika tren infeksi di China terus mengalami penurunan, angka terinfeksi di negara-negara lain justru mengalami lonjakan.





Italia dan Iran menjadi dua negara dengan jumlah kasus terbesar di luar China serta belum menunjukkan penurunan tren infeksi hingga saat ini.





Sejumlah penelitian di berbagai negara terus dilakukan untuk menemukan berbagai cara penularan virus corona.





Dengan demikian, bisa dilakukan upaya pencegahan dan penanganan.





Cara penularan virus corona





Virus corona jenis baru, SARS-CoV2, masih terus diteliti untuk mengetahui karakteristik virus ini dan bagaimana penularan serta penyebarannya.





Namun, WHO menjadikan penularan MERS dan SARS sebagai acuan karena penyebabnya berasal dari kelompok virus yang sama, yaitucoronavirus.





Penularan virus corona bisa terjadi melalui berbagai hal berikut:





Droplets atau tetesan cairan yang berasal dari batuk dan bersinKontak pribadi seperti menyentuh dan berjabat tangan





Menyentuh benda atau permukaan dengan virus di atasnya, kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata sebelum mencuci tangan Kontaminasi tinja (jarang terjadi)





Sebuah studi terbaru menunjukkan potensi penularannya melalui udara.





Ketika seseorang batuk atau bersin dan mengeluarkan cairan mengandung virus, berpotensi akan menyebar ke udara dan bisa langsung masuk ke tubuh orang lain jika berada dalam posisi berdekatan.





"Virus ini ditularkan melalui tetesan, atau sedikit cairan, sebagian besar melalui bersin atau batuk," kata Kepala Unit Penyakit Emerging dan Zoonosis WHO Dr Maria Van Kerkhove, dilansir dari CNBC.





Bahkan, para peneliti menemukan bahwa virus itu bisa bertahan dalam jangka waktu tertentu di udara dan menempel di permukaan benda, bergantung pada beberapa faktor, seperti panas dan kelembapan.**


TerPopuler