https://bugaruche.com/dAmKFnzWd.GoNiv-ZDGvUM/DeFm/9EupZZUsl/kFPSTuY/ywNqDUcRx/N/j/A/taNCjaIZ0sNDz/E/2hMaQE Bentrokan Berebut Lahan Kebun Sawit, Polres Bengkalis Tetapkan 2 Tersangka -->

CETAK BERITA

Print Friendly and PDF

Bentrokan Berebut Lahan Kebun Sawit, Polres Bengkalis Tetapkan 2 Tersangka

, Desember 30, 2025
Ketika bentrokan terjadi

RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Sat Reskrim Polres Bengkalis menetapkan dua tersangka atas dugaan pengeroyokan pada saat kericuhan yang terjadi antara karyawan PT Palma Agung Bertuah (PAB) dengan PT Sinar Inti Sawit (SIS) di kawasan kebun sawit Bathin Solapan, Senin (22/12/25) lalu.


Demikian yang disampaikan Kasat Reskrim Polres Bengkalis Iptu Yohn Mabel, bahwa penetapan kedua tersangka tersebut berdasarkan ‎Laporan Polisi Nomor : LP/B/153/XII/2025/SPKT/POLRES BENGKALIS/POLDA RIAU, yang dilaporkan oleh pihak PT. SIS pada tanggal 23 Desember 2025.


"Dua orang yang ditetapkan tersangka oleh penyidik inisial DSG dan AZ dengan dikenakan pasal 170 ayat (1) atau pasal 351 ayat (1) Jo pasal 55 KUHPidana (ancaman hukuman maksimal 5,6 tahun penjara), "terang Kasat, Selasa (30/12/25) pagi.

Ia sampaikan, penetapan tersangka tersebut, setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan dilanjutkan penyidikan. Di sana ditemukan alat bukti atas peristiwa pengeroyokan pada saat kericuhan yang terjadi antara karyawan PT. PAB dan PT. SIS.


Sebelumnya, bentrokan bermula saat karyawan PT PAB mencoba masuk ke area kebun PT SIS. Upaya tersebut mendapat perlawanan dari belasan karyawan PT SIS yang menghadang di lokasi, sehingga bentrokan tak terhindarkan, Senin (22/12/25) lalu.


Perkebunan sawit tersebut berlokasi di Jalan Lintas Raya Duri–Dumai, Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, yang dikenal dengan sebutan kawasan Duri 13, sedangkan pemicu bentrokan adanya sengketa penguasaan lahan yang sebelumnya disita oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). 


Konflik tersebut diduga berkaitan dengan kerja sama operasional (KSO) yang dimiliki PT PAB dengan PT Agrinas seluas sekitar 4.000 hektare. Dari luas tersebut, sekitar 700 hektare berada di wilayah PT SIS.


Pada saat terjadi bentrokan,, petugas keamanan dari Polsek Mandau dibantu anggota TNI yang berada di lokasi telah berupaya meredam konflik, namun jumlah massa kedua belah pihak yang cukup besar membuat situasi sulit dikendalikan.


Bentrok fisik pun tak terhindarkan. Seorang karyawan PT PAB dilaporkan mengalami luka bacok hingga sampai ada jari tangan kanan yang putus. Selain itu, massa yang tersulut emosi merusak sedikitnya tiga unit mobil yang kemudian dimasukkan ke dalam kanal di sekitar lokasi kejadian.**

TerPopuler