Bom Bunuh Diri di Makassar, Pelaku Tinggalkan Wasiat ke Ortu 'Siap Mati Syahid' -->

Bom Bunuh Diri di Makassar, Pelaku Tinggalkan Wasiat ke Ortu 'Siap Mati Syahid'

, Maret 30, 2021

RIAUEXPRESS, MAKASSAR - Teroris bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar terungkap bernama Lukman. Sebelum melancarkan aksi bom bunuh diri di Makassar, Lukman (26) sempat meninggalkan surat wasiat ke ibunya.





Hal itu diungkapkan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, saat konferensi pers bom di Makassar, Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar (29/03/21) sore.





"L (Lukman) sempat tinggalkan wasiat kepada orang tuanya. Isinya, yang bersangkutan pamit, siap untuk mati syahid, "kata Jenderal Polisi Listyo.





Hasil identifikasi dari pelaku lanjut, Listyo, Lukman melancarkan aksinya bersama sang istri berinsial YSR. Keduanya dapat dikenali, setelah tim DVI memperoleh hasil sidak jarinya.





"Pelaku berinisal L dan perempuan inisal YSR. Keduanya pasutri (pasangan suami istri) dan terindentifikasi dan sidik jarinya, "ujarnya.





Keduanya lanjut Listyo, dinikahkan sekitar enam bulan lalu oleh Risaldi, tersangka teroris yang tewas saat hendak ditangkap di Villa Mutiara, Januari lalu.





"Keduanya beberapa bulan lalu, enam bulan lalu, dinikahkan oleh Risaldi yang sudah ditangkap pada januari yang juga kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan pernah terlibat operasi di Jolo Filipina Tahun 2012, "bebernya.





Jolo adalah munisipalitas yang terletak di provinsi Sulu, Filipina. Pada tahun 2010, munisipalitas ini memiliki populasi sebesar 140.307 jiwa dan 12.814 rumah tangga.





Aksi bom bunuh diri Lukman dan istrinya YSR berlangsung di Gereja Katedral Makassar, Jl Kajaolalido, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Minggu kemarin.





Akibat aksi nekat itu, keduanya tewas di lokasi kejadian. Serpihan bom panci yang diledakkan juga melukai19 orang dari jemaat, masyarakat biasa, dan petugas gereja.**





Sumber: tribun


TerPopuler