![]() |
Anggota DPRD Riau, Sofyan |
RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Minimnya air bersih bagi masyarakat kota Duri, kecamatan Mandau akibat air baku dari Perumda Air Minum Tirta Terubuk cabang Duri masih menggantungkan suplai air baku dari waduk 125 milik PHR.lantaran pipa air dari sungai Rangau ke waduk tersebut mengalami kebocoran akibat sudah lama (usang), dan kini sedang proses penggantian pipa oleh pihak PHR.
Anggota DPRD Riau dapil 5 (Bengkalis, Meranti, Dumai) Sofyan, S.Pd.I, M.Si mendesak ke Pemprov Riau melalui Dinas PUPR untuk segera mengaktifkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Dumai - Rokan Hilir - Bengkalis (Durolis), agar masyarakat Mandau dan sekitarnya lebih mudah mendapatkan air bersih.
"Kita tahu di awal tahun 2022 lalu, Presiden telah meresmikan SPAM Regional Durolis di Kabupaten Rohil dengan menelan anggaran mencapai Rp 396,6 Milyar, yang diharapkan bisa menyediakan air minum dengan kualitas baik bagi 32 ribu rumah tangga di ketiga daerah tersebut, "terangnya, Kamis (19/06/25).
Akan tetapi, lanjut politisi PDI-P itu, setelah diresmikan oleh Presiden tiga tahun lalu, hingga kini suplai air dari Kabupaten Rohil melalui program SPAM Regional Durolis belum juga bisa dinikmati oleh masyarakat Mandau dan sekitarnya.
"Oleh sebab itu, kita mendesak kepada pihak Pemprov Riau melalui Dinas PUPR Riau selaku pelaksana untuk segera merealisasikan program tersebut, agar masyarakat tidak mengalami kekurangan air bersih, "pintanya.
Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Tirta Terubuk kabupaten Bengkalis, Abel Iqbal, ST mengatakan, bahwa suplai air baku melalui program SPAM Regional Durolis itu, saat ini masuk tahap komisioning IPA (Instalasi Pengolahan Air) pipa dari KM 4 ke Perumda Air Minum Tirta Terubuk cabang Duri.
"Dengan minimnya penyediaan air bersih di kota Duri dan sekitarnya, Pemkab Bengkalis tidak tinggal diam, namun masih terus berupaya menindaklanjuti B to B dengan pihak Swasta, dan juga program SPAM Regional Durolis, "tambah Abel.**