![]() |
| Foto Istimewa |
RIAUEXPRESS, MERANTI - Berbagai elemen masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti berencana akan melakukan aksi demonstrasi, dalam merespon rencana kenaikan tarif kapal di pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang.
Kenaikan harga tiket akan diberlakukan mulai tanggal 1 Februari 2026 nanti tersebut, dinilai berpotensi membebani masyarakat, khususnya pada momentum hari besar dan event besar tertentu lainnya.
Motivator aksi, Ramlan menyampaikan, bahwa kebijakan kenaikan harga tiket itu sangat dirasakan memberatkan masyarakat, yang menggantungkan mobilitasnya melalui transportasi laut.
“Dengan adanya kenaikan ini, masyarakat sangat terbebani. Untuk itu kami berharap agar rencana kenaikan harga tiket dapat ditunda bahkan diurungkan, "ujar Ramlan.
Sementara itu, Kasat Intel Polres Meranti Iptu Roly Irvan dalam pertemuan tersebut menyampaikan, pelaksanaan aksi harus memenuhi aturan dan standar operasional prosedur (SOP), seperti menyampaikan administrasi pemberitahuan sebelum pelaksanaan aksi.
“Tujuannya agar pihak kepolisian dapat memberikan pengawalan dan pengamanan, sehingga aksi dapat berjalan dengan aman dan tertib, "jelasnya.
Namun sepertinya aksi unjuk rasa tersebut diurungkan, lantaran setelah rapat rencana aksi damai tersebut berakhir, salah satu pengusaha kapal menghubungi Motivator aksi Ramlan, bahwa rencana kenaikan harga tiket penyeberangan tersebut untuk sementara mulai 1 Februari 2026 dibatalkan.**

