https://bugaruche.com/dAmKFnzWd.GoNiv-ZDGvUM/DeFm/9EupZZUsl/kFPSTuY/ywNqDUcRx/N/j/A/taNCjaIZ0sNDz/E/2hMaQE Antisipasi Picu Tawuran, Polres Meranti Larang Anak Main Pistol Peluru Plastik -->

CETAK BERITA

Print Friendly and PDF

Antisipasi Picu Tawuran, Polres Meranti Larang Anak Main Pistol Peluru Plastik

, Maret 25, 2026
Foto Humas Polres Meranti

RIAUEXPRESS, MERANTI - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, untuk tidak memainkan pistol mainan berpeluru plastik karena berpotensi membahayakan dan mengganggu ketertiban umum.


Imbauan tersebut disampaikan langsung Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, pada Selasa (24/03/26). Ia menegaskan bahwa permainan yang kerap dianggap sepele itu kini menjadi perhatian serius aparat kepolisian.


“Pistol mainan ini sedang ramai dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Selain berbahaya, juga berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujar Aldi.


Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima, anak-anak sering memainkan pistol tersebut di jalanan. Kondisi ini tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga mengganggu kenyamanan warga yang melintas.


Lebih jauh, Aldi mengingatkan bahwa penggunaan pistol mainan berpeluru plastik bisa memicu konflik antar anak maupun kelompok.


“Dampak yang lebih serius, ini bisa memicu perkelahian bahkan tawuran, karena ada pihak yang tidak terima saat ditembak menggunakan pistol mainan tersebut,” jelasnya.


Sebagai langkah pencegahan, Polres Kepulauan Meranti akan meningkatkan patroli di sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi bermain anak-anak. Petugas juga akan memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat serta melakukan penertiban terhadap penggunaan pistol mainan yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan.


Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau para pedagang untuk sementara tidak menjual pistol mainan berpeluru plastik selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini diambil guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.


Meski demikian, Aldi menegaskan bahwa barang dagangan yang diamankan nantinya akan dikembalikan kepada para pelaku usaha setelah masa libur usai dan anak-anak kembali masuk sekolah.


“Kami tidak melarang secara permanen, namun ini langkah preventif selama masa libur Lebaran agar situasi tetap kondusif,” ujarnya.


Kapolres juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat bermain di luar rumah.


“Kami mengimbau orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anaknya dan tidak membiarkan mereka bermain pistol mainan di jalan yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tutupnya.


Polres Kepulauan Meranti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi menciptakan lingkungan yang aman selama momentum libur Lebaran.**

TerPopuler