![]() |
| Gerakan sosial Gotong Royong |
RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis bersama Kantor Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Bengkalis menggelar kegiatan gotong royong bersama di Gedung LAMR Kabupaten Bengkalis, Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata memperkuat sinergi antar lembaga, mempererat silaturahmi, sekaligus melestarikan budaya gotong royong yang telah menjadi warisan luhur masyarakat Melayu.
Gotong royong dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kabupaten Bengkalis Datok Seri H. Ilham Nur bersama Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datok Seri Syaukani Al Karim dan kepala Bea dan Cukai Novryansyah dan jajaran serta staf, Sekretaris Umum DPH LAMR Datok Abdul Vattah, jajaran pengurus LAMR,
Sejak pagi, seluruh peserta tampak antusias membersihkan area dalam gedung, merapikan halaman, hingga melakukan pengecatan pagar di lingkungan Gedung LAMR. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan begitu terasa selama kegiatan berlangsung.
Kepala Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Bengkalis Novryansyah menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan keluarga besar LAMR Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk semakin mempererat komunikasi dan kerja sama antara Bea Cukai dengan masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Bengkalis.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa di mana pun kami berada, kehadiran Bea dan Cukai harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya dengan ikut bergotong royong bersama, apalagi dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Begkalis ke-514," kata Novryansyah.
Ia menambahkan, keterlibatan Bea dan Cukai dalam kegiatan sosial kemasyarakatan bukanlah yang pertama kali dilakukan. Selain menjalankan tugas pokok di bidang kepabeanan dan cukai, pihaknya juga terus berupaya hadir dalam berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
"Kami tidak hanya menjalankan tugas rutin sebagai institusi pemerintah, tetapi juga berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Dengan demikian, hubungan yang telah terjalin baik selama ini dapat terus dipererat," tambahnya.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, lingkungan Gedung LAMR Kabupaten Bengkalis menjadi lebih bersih, rapi, dan asri. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi simbol kuatnya kemitraan antara lembaga adat dan instansi pemerintah dalam menjaga nilai-nilai budaya Melayu, memperkuat kebersamaan, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang harmonis, maju, dan berbudaya.
Sementara Ketua MKA LAMR Kabupaten Bengkalis Datok Seri H. Ilham Nur mengatakan, gotong royong merupakan salah satu nilai luhur masyarakat Melayu yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.
"Gotong royong bukan sekadar membersihkan tempat, tetapi juga membersihkan dan merapatkan hati kita. Inilah simbol kebersamaan yang menjadi kekuatan masyarakat Melayu. Kami menyambut hangat dan mengapresiasi keikutsertaan jajaran Bea dan Cukai Bengkalis dalam kegiatan ini," ujar Datok Seri H. Ilham Nur.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi media yang efektif untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bengkalis.
Hal senada disampaikan Ketua DPH LAMR Kabupaten Bengkalis Datok Seri Syaukani Al Karim. Ia menilai kolaborasi antara lembaga adat dengan instansi pemerintah maupun instansi vertikal harus terus dipelihara agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Kehadiran teman-teman Bea dan Cukai di rumah adat ini menunjukkan hubungan yang sangat baik. Semoga sinergi dan kolaborasi positif seperti ini terus terjalin, tidak hanya dalam kegiatan sosial seperti gotong royong, tetapi juga dalam mendukung kemajuan daerah serta menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat di Negeri Junjungan," ungkap Syaukani.**

